6 Saham Ini Bikin IHSG Berhasil Rebound Tipis-Tipis

Karyawan melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/7/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau menguat tipis pada perdagangan sesi I Selasa (9/5/2023), setelah pada awal perdagangan hari ini sempat dibuka di zona merah.

Per pukul 11:04 WIB, IHSG naik tipis 0,05% ke posisi 6.773,35. IHSG masih bertahan di zona psikologis 6.700 hingga hari ini.

Secara sektoral, sektor properti menjadi penopang terbesar IHSG kembali ke zona hijau yakni sebesar 1,7%, disusul oleh sektor konsumer non-primer sebesar 1,26%.

Beberapa saham turut membantu IHSG berbalik arah ke zona hijau, meski penguatan IHSG masih tipis-tipis.

Berikut saham-saham yang dapat mendorong IHSG berbalik arah ke zona hijau.

Emiten Kode Saham Indeks Poin Harga Terakhir Perubahan Harga
GoTo Gojek Tokopedia GOTO 3,85 108 1,89%
Astra International ASII 3,49 6.225 1,63%
Semen Indonesia SMGR 2,10 6.075 4,29%
DCI Indonesia DCII 1,25 36.500 3,11%
Telkom Indonesia TLKM 1,23 4.070 0,25%
United Tractors UNTR 0,99 25.300 1,20%

Sumber: Refinitiv

Saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi penopang terbesar indeks pada sesi I hari ini, yakni mencapai 3,85 indeks poin.

Terakhir, ada saham PT United Tractors Tbk (UNTR) yang juga membantu IHSG berbalik arah ke zona hijau sebesar 1 indeks poin.

Meski berhasilĀ rebound, tetapi sejatinya pergerakan IHSG pada hari ini masih cenderung volatil. Pada perdagangan kemarin, IHSG seperti ‘roller coaster’, di mana pergerakannya terlihat naik-turun.

Pergerakan indeks diwarnai oleh berbagai sentimen, salah satunya pelaku pasar masih mencermati rilis inflasi Amerika Serikat (AS) periode April 2023 yang diperkirakan bertahan di 5% secara tahunan (year-on-year/yoy), atau sama seperti periode Maret lalu.

Sedangkan untuk inflasi inti AS diperkirakan bisa tumbuh tipis sebesar 5,5% (yoy), dibandingkan periode sebelumnya di 5,6% (yoy).

Data inflasi penting untuk diperhatikan karena data tersebut akan digunakan oleh bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) untuk menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya.

Semalam, bursa global juga bergerak beragam seiring pelaku pasar yang masih menanti solusi dari pemerintah AS terkait masalah plafon utang. Hari ini, Presiden AS, Joe Biden bersama Kongres AS akan melakukan pertemuan membahas solusi dari masalah tersebut.

Sementara itu dari dalam negeri pada hari ini, pelaku pasar menanti rilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) untuk periode April 2023 yang diperkirakan masih bertahan di posisi 123.

Nilai IKK di atas 100 menunjukkan optimisme masyarakat akan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih positif ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*