Dicecar Bursa Karena Saham Turun 98%, TECH Buka Suara

Paparan Indosterling

Penurunan tajam saham emiten teknologi PT Indosterling technomedia Tbk (TECH) yang mencapai 98,46% sejak satu tahun kebelakang memunculkan pertanyaan di kalangan investor hingga Bursa Efek Indonesia (BEI). Manajemen pun buka suara.

Diketahui, BEI sempat mengumumkan https://www.rtpkas138.xyz/ penghentian sementara (suspensi) perdagangan atas saham TECH pada 2 Maret 2023 hingga 24 Maret 2023. Setelah suspensi dibuka kembali pada 27 Maret 2023 harga saham TECH terus melaju ke bawah dengan ARB terus menerus hingga hari ini.

Manajemen TECH melalui suratnya di Keterbukaan Informasi BEI mengatakan, pihaknya menyangkal bahwa mereka mengetahui ada indikasi-indikasi tertentu yang menyebabkan penurunan siginifikan sahamnya terebut.

“Perseroan tidak mengetahui informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04.2015,” ungkap Manajemen TECH, dikutip pada Kamis, (25/5/2023).

BEI pun bertanya, apakah sekiranya ada Informasi atau kejadianpenting lainnya yang dapat memengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik. TECH pun berdalih pihaknya tidak mengetahui hal itu.

“Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari para pemegang saham tertentu yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.04/2017,” kata dia.

TECH juga menegaskan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat ini, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa.

Sebelumnya diberitakan, Penurunan harga saham TECH tidak lepas dari aksi jual para pengendali Perseroan. Berikut data transaksi pembelian dan penjualan saham TECH oleh para pengendali sejak awal Januari 2023 hingga 4 April 2023.

Diketahui, DbS Vickers Singapore saat ini masih memegang 134 juta lembar saham TECH atau setara kepemilikan 10,69%. Hudson River Group saat ini memegang 100 juta lembar atau setara kepemilikan 7,96%. Indosterling Sarana Investa saat ini masih memegang 419juta lembar atau setara kepemilikan 33,41%. Dimana Indosterling Sarana Investa salah satu pengendali yang terus melakukan aksi jual sejak awal Januari 2023 hingga awal April 2023.

Sedangkan Kb Valbury Sekuritas terus menambah kepemilikan sejak awal Januari 2023 hingga awal April 2023 dengan total saham saat ini 345juta lembar atau setara kepemilikan 27,49%. Universal Broker Indonesia Sekuritas juga baru saja melakukan aksi pembelian saham TECH pada 4 April 2023 dengan porsi 72 juta lembar atau setara kepemilikan 5,79%. Dan Uob Kay Hian memiliki porsi 115juta lembar atau setara kepemilikan 9,18%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*