Parah! 30 Saham Sudah Sentuh ARB, Kebanyakan Saham Big Cap

Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

– Banyak saham yang terpantau ambles dan sudah menyentuh auto reject bawah (ARB) pada perdagangan sesi I Jumat (5/5/2023) dan turut membenani IHSG.

Hingga pukul 10:55 WIB, setidaknya ada 30 saham yang ambles dan sudah menyentuh ARB.

Berikut saham-saham yang ambles parah dan sudah menyentuh ARB pada perdagangan sesi I hari ini.

Emiten Kode Saham Harga Terakhir Perubahan Harga
Samindo Resources MYOH 1.530 -6,99%
Multipolar Technology MLPT 1.935 -6,97%
Mandala Multifinance MFIN 1.805 -6,96%
Merdeka Copper Gold MDKA 3.610 -6,96%
Indika Energy INDY 2.150 -6,93%
Aman Agrindo GULA 298 -6,88%
Adaro Minerals Indonesia ADMR 955 6,83%
Astra International ASII 6.150 6,82%
IndoSterling Technomedia TECH 165 -6,78%
Dana Brata Luhur TEBE 830 -6,74%
Prima Andalan Mandiri MCOL 6.250 -6,72%
Halone Jane HALO 222 -6,72%
Saptausaha Gemilangindah SAGE 222 -6,72%
Era Digital Media AWAN 254 -6,62%
PAM Mineral NICL 284 -6,58%
Indo Straits PTIS 426 -6,58%
Darmi Bersaudara KAYU 71 -6,58%
Petrindo Jaya Kreasi CUAN 860 -6,52%
Personel Alih Daya PADA 101 -6,48%
Central Omega Resources DKFT 87 -6,45%
Metro Realty MTSM 292 -6,41%
Dwi Guna Laksana DWGL 132 -6,38%
Kokoh Inti Arebama KOIN 103 -6,36%
Surya Esa Perkasa ESSA 590 -6,35%
Sumber Global Energy SGER 595 -6,30%
Multi Makmur Lemindo PIPA 120 -6,25%
Merdeka Battery Materials MBMA 755 -6,21%
Akbar Indo Makmur Stimec AIMS 242 -6,20%
Wijaya Cahaya Timber FWCT 76 -6,17%
Bumi Resources BUMI 107 -6,14%

Sumber: Refinitiv

Terpantau, banyak saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) yang menyentuh ARB pada sesi I hari ini. Dari beberapa saham big cap tersebut, terpantau diantarnya merupakan saham yang sedang membagikan dividen, di mana pada hari ini memasuki periode ex date dividen di pasar reguler dan negosiasi, sehingga aksi profit taking investor tak bisa dihindari.

Adapun saham-saham big cap tersebut yakni saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Adapun saham-saham big cap yang sedang memasuki periode ex date dividen yakni saham INDY dan ASII.

Terpantau pada pukul 11:05 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 1,56% ke posisi 6.737,111.

IHSG kembali ambruk setelah data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 resmi dirilis pada pagi hari ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 tumbuh 5,03% secara tahunan (year-on-year/yoy), dari sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu sebesar 5,02%.

Namun secara basis kuartalan (quarter-to-quarter/qtq), ekonomi RI mengalami kontraksi nyaris 1%, atau tepatnya sebesar 0,92%, dari sebelumnya pada kuartal IV-2022 yang tumbuh 0,32%.

Meski begitu, menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud pertumbuhan ekonomi Indonesia ini masih konsisten di kisaran 5%.

“Tren pertumbuahn ekonimi tahunan selalu 5 p menunjukkan perekonomian kita masih stabil, mulai dari kuartal IV-2021 sampai dengan 2023 kuartal I perekonomian kita tumbuh pada level 5 persen ke atas,” papar Edy, dalam rilis data PDB, Jumat (5/5/2023).

IHSG sepertinya terbebani oleh sentimen dari global, di mana krisis perbankan di Amerika Serikat (AS) masih jauh dari kata selesai.

Sebelumnya The Fed telah mengumumkan kenaikan suku bunga acuan 25 bp untuk merespons inflasi yang masih lengket dan di saat bersamaan krisis perbankan AS masih belum berakhir dengan First Republic resmi dicaplok oleh JPMorgan dan terbaru saham PacWest tercatat ambles lebih dari 50%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*